Tampilkan postingan dengan label Galau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Galau. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Mei 2011

Entahlah

Entahlah...

Aku tak bisa berkata apa-apa lagi.
Orang yang bercerita padaku dan meminta saran, malah menjelekkan aku dan menjatuhkan aku.
Orang yang pernah meminta bantuan untuk menjemput kekasihnya, malah menjelekkan aku.

Masalah kalau datang pasti keroyokan.
Gak berani satu-satu.

Mantan udah punya pacar lagi.
Berati mantanku itu lebih keren dan lebih menarik dari aku.
Buktinya, setelah putus, banyak B yg bejejer minta formulir.
Meski dia udah punya pacar, masih aja ada yang usaha.

Aku?
Waktu itu disuatu pagi, ada yang bilang cinta padaku.
Tololnya aku kenapa aku ikuti permainannya?
Pake perasaan pula.
Ternyata, orang itu masih cinta dan masih sayang mantannya.

Ada lagi.
Dia nyaman sama aku.
Dia senang smsan sama aku.
Dia senang dengar suaraku.
Sampai kangen katanya.
Eh gak tau kenapa, ternyata hanya nyaman dan belum ada yang pernah gitu sama dia.
Ya sudah lah.
Dinikmati aja hidupku.

Aku gak mau cari si cinta lagi.
Kalau si cinta datang, aku juga bingung.
Mau lari atau ngadepin dia aja ya.
Au ah blebek.
Itu kalau datang.
Kalau gak datang, ya sudahlah.

Dan M.

Rabu, 09 Februari 2011

Kamu adalah Kekuatanku



"Sayang, kk mau cerita." suara yang keluar setelah ku memberi salam pada kekasihku.

"Cerita apa, sayang?" suara lembutnya sedikit menenangkanku.
"Si Z itu, udah kelewatan banget. Kk udah kyk pembantunya aja."
"Sayang, sabar ya. Kk pasti bisa mengatasinya kok."
"Tp, sayang, gmn?"
"Tanya diri kk sendiri, klo udah tau jawabannya, ksh tau dd. Tp kk hrs kuat, semua perbuatan itu ada balasannya. Dd jg gak mau klo kk jd pembantu dia. Gmn klo jd pembantu dd aja?"
"Wah, klo jadi pacar rangkap pembantu buat dd, kk ikhlas deh."
"Huu... Maunya..."
"Hehehehe..., Sayang. makasih ya."
"Makasih apa?"
"Makasih udah kasih solusi dan menenangkan kk."
"Sama-sama, sayang."



"Sayang, keluarganya papa nyebelin banget deh."
"Nyebelin gmn?"
"Masa kk pake rante di celana, rambut cepak gitu aja, dibilang jijik, geli, kayak anak apaan. Masa gitu aja gak boleh sie?"
"Sayang, klo di depan keluarga, kk harus bersikap normal, jangan kayak gitu. Biar dianggap baik. Kk anak baik-baik kan?"
"Iya, baik-baik."
"Klo gitu, kk bersikap wajar, Klo make rante pas di Jakarta aja, pas lg jalan. Oke, sayang?"
"Iya."



"Sayang, Taekwondonya gagal nembus."
"Gpp, sayang. Kan masih ada usaha yang lain."
"Iya, tapi kan kk pengen itu tembus."
"Sayang, tetap usaha ya, jangan menyerah."
"Iya."



Beberapa penggal dialogku ketika kita telepon atau smsan.
Kamu, kamu selalu menenangkanku.
Kamu selalu membuatku tersadar, bahwa hidup itu ada pahitnya.
Kamu adalah kekuatanku.
Dan terima kasih telah menerima semua kekuranganku dan semua kesederhanaanku.
Dan terima kasih telah menjadi Kekasihku.

I LOVE U.
:*

Dan M.

Rabu, 11 Agustus 2010

Apa Artiku di Hatimu?




Apa artiku di hatimu?
Dapatkah kau menjawabnya?

Sampai sekarang aku belum tahu apa artiku di hatimu.
Apa yang akan kau tanya?
Aku gundah?
Ya, aku gundah.

Semakin aku dekat denganmu, semakin aku tak mengenalmu dan semakin banyak rahasia yang kau simpan.
Mungkin kau sudah merasa tak nyaman bersamaku?
Tak apa, aku memang sering membuatmu tak nyaman.

Aku ingin dekat denganmu, tapi aku ingin mengenalmu.

Aku memang tak sempurna.
Aku memang bukan manusia yang baik di hatimu.

Bila ada yang lebih baik dariku, kenapa tidak?

Tapi aku takkan melepaskanmu, kau yang harus melepaskanku apabila kau sudah tak nyaman denganku dan kau dapat yang lebih baik dariku.

Aku menyayangimu, sangat menyayangimu.
Tapi apabila rasa sayangku dan rasa cintaku telah membuatmu terbelenggu dan sesak, berbuatlah bijak padaku.

Kau tahu, hati ini sedang galau, galau, dan galau.